Skip to main content

 


LAGI???

DATA PASIEN KEMENTRIAN KESEHATAN BOCOR

 

Kebocoran data pasien kembali dialamai oleh kemekes. Data 6 juta pasien milik Kementerian Kesehatan bocor dan dijual bebas di forum hacker. Tak hanya data pribadi pasien, dokumen kesehatan yang berisi rekam medis juga turut dijual.

Oknum penjual data pribadi di Raid Forum itu memiliki username Astarte. Dari yang terlihat, ia menjual 720 GB data dan dokumen kesehatan pasien.

Dokumen itu diberi nama “Indonesia - Medical Patient Information 720 GB documents and 6M database”.

Lebih lanjut, Pratama menjelaskan kejadian ini bermula pada 5 Januari 2022, peretas menjual dan membocorkan sebagian dari 720 GB data rekam medis masyarakat dari berbagai rumah sakit di Indonesia, yang dijual di internet oleh peretas di forum Raidforums yaitu dengan nama id "Astarte".

Peretas mengaku bahwa data tersebut bersumber dari server pusat Kementerian Kesehatan RI dan juga dikabarkan bahwa data diambil terakhir pada 28 Desember 2021.

Seperti yang telah diperkirakan oleh para ahli bahwa tahun 2022 merupakan tahun ransomeware, seperti yang telah kita tulis di dalam artikel sebelumnya https://blog.syde.co/2022/02/tahun-ransomeware-covid-19yang.html seharusnya menjadi perhatian untuk kita semua terutama Instansi, Lembaga dan semua layanan public.

Kehormatan serta kepercayaan Lembaga, Instansi, Kementrian bahkan Negara sedang diuji saat ini. Sudah saatnya Lembaga atau Instansi untuk segera menerapkan sistem keamanan yang berlapis dan menyeluruh. Jika tidak, bersiaplah untuk menjadi korban selanjutnya.

Tentu bukan hal yang mudah untuk mencegah serangan-serangan serta ancaman dari para penjahat siber. Menjaga kepercayaan dan integritas lembaga maupun Instansi adalah hal yang sangat penting. Tentu salah satunya dengan meningkatkan keamanan serta menerapkan keamanan yang berlapis dan menyeluruh.

PT Sydeco yang berkonsentrasi penuh di bidang IT Security menawarkan solusi keamanan yang berlapis dan menyeluruh untuk anda. Sehingga anda tidak perlu khawatir lagi dengan ancaman serangan dari para penjahat siber.

Archangel, yang diproduksi oleh PT Sydeco memberikan keamanan yang berlapis dan menyeluruh pada Internet dan data-data anda. Teknologi tinggi yang digunakan memberikan rasa aman bagi para penggunanya.

Archangel tidak hanya mengamankan, tetapi juga merekam dan melaporkan serta secara otomatis memblokir serangan yang datang. Sehingga para pengguna Archangel akan dengan mudah mengetahui bahwa mereka dalam ancaman serangan serta indentitas penyerang dan metode serangan yang mereka gunakan dapat diketahui oleh teknologi yang ada di dalam Archangel. 

Tidak hanya itu, Archangel juga dilengkapi dengan Server Online File sharing (Sydecloud) yang tidak ada campur tangan dari phak ketiga manapun tak terkecuali PT SYDECO sebagai Penemu dan Pengembang Sydecloud. Hanya anda dan orang yang anda ijinkan yang dapat mengakses data yang anda bagikan.

Hubungi kami untuk Informasi lebih lanjut

Email : sydeco.indonesia@yahoo.com

Telp   : (+62) 274-2887796

www.sydeco.co

Sumber: https://tekno.sindonews.com/read/649595/207/terjadi-lagi-6-juta-data-pasien-milik-kemenkes-diduga-bocor-dan-dijual-di-forum-hacker-1641466869

 

Comments

Popular posts from this blog

 Hospital Security in Question In a recent article titled "Cyberattacks: Public and Private Hospitals, Is the Worst Yet to Come?", Jean-Michel Tavernier1 provides a detailed analysis of why the medical sector is a prime target for hackers. He highlights the vulnerabilities that allow hackers to access sensitive data such as medical records, insurance information, and payment details. The compromise of this data can have severe consequences for individuals' privacy, financial security, and even personal safety, not to mention the financial damage to institutions and the risks to the quality of care provided to patients. System Vulnerabilities Tavernier points to the "excessive interdependence of the entire healthcare chain." Hospitals collaborate with a multitude of interconnected providers and partners, creating numerous opportunities for attackers. He suggests managing the attack surface (ASM), which means controlling and securing all entry points where unautho...
                                                                     ERRARE HUMANUM EST   The Inescapable Nature of Human Error and Its Implications in Cybersecurity To err is human; one could even say it is a defining characteristic of humanity. Who has never made a mistake, whether out of distraction, ignorance, or because it was provoked? No one is immune to making mistakes, and most of the time, they are forgivable, even if their consequences can be very damaging. However, the fundamental, unforgivable error is doing nothing to avoid situations that lead to mistakes. Thus, to minimize errors due to distraction, one should avoid multitasking (for example, a surgeon operating should not be distracted by a nurse recounting her latest adventures) and refrain from performing actio...

KEUANGAN & DATA PRIBADI PEMAIN GAME ONLINE DALAM BAHAYA

Melindungi Gamer Online: Memahami Risiko dan Solusi Dalam beberapa tahun terakhir, dunia game online telah mengalami pertumbuhan eksponensial, sejalan dengan meningkatnya nilai aset game. Namun, lonjakan popularitas ini juga membawa segudang risiko yang mengancam para pemain dan operator. Dari upaya peretasan dan pencurian akun hingga transaksi yang tidak sah dan eksploitasi data, bahaya yang mengintai di dunia digital selalu ada. Mengingat tantangan-tantangan ini, sangat penting untuk menjelaskan pentingnya langkah-langkah perlindungan yang kuat dan solusi inovatif. Memahami Lanskap Aset game, yang terdiri dari mata uang virtual, item, dan akun, adalah sumber kehidupan ekonomi game online. Nilainya melampaui ranah virtual, bahkan sering kali melampaui transaksi di dunia nyata. Meskipun demikian, perlindungan konsumen tradisional yang diberikan oleh layanan perbankan dan pembayaran tidak ada di ranah game. Operator platform game sering kali mengadopsi pendekatan laissez-faire, membuat ...